I AM LEGEND

is a 2007 post-apocalyptic science fiction film directed by Francis Lawrence and starring Will Smith. It is the third feature film adaptation of Richard Matheson's 1954 novel of the same name, following 1964's The Last Man on Earth and 1971's The Omega Man.[1] Smith plays virologist Robert Neville, who is immune to a vicious man-made virus originally created to cure cancer. He works to create a cure while living in Manhattan in 2012, a city inhabited by animalistic victims of the virus. Warner Bros. began developing I Am Legend in 1994, and various actors and directors were attached to the project, though production was delayed due to budgetary concerns related to the script. Production began in 2006 in New York City, filming mainly on location in the city, including a $5 million scene[2] at the Brooklyn Bridge, the most expensive scene ever filmed in the city at the time. Warner Bros. launched a tie-in comic and an online multiplayer game on Second Life as part of its marketing campaign. I Am Legend was released on December 14, 2007 in the United States. It opened to the largest ever box office for a non-Christmas film released in the U.S. in December. The film's commercial success "cemented [Smith's] standing as the number one box office draw in Hollywood

TRAILER
MOVIE REVIEW
 
Close Shot
Robert Neville take a gun and point to the camera
 
Process Shot
Missiles exploding in space with the earth turning very slowly below
 
Face Expression
Robert Neville has lost. He regret, He can destroy the virus has infacted to human but the zombi(human infacted by virus) did not hear what he say.
 
Bird Eye View
The camera focus on city of New York have been infected by virus.
 
Long Shot
Camera focus environment of the New York City. The city look very quiet because there has no human only the building, transport, animals, virus infection, and the last man of the earth, Robert Neville.
 
High Angle
The camera is looking down focus to Robert Neville and his dog. They go hunt a deer.
SKALI LAGI

 

Jika kita mencintai seseorang

Jika kita mencintai seseorang, kita akan
sentiasa mendoakannya walaupun dia
tidak berada disisi kita.

Tuhan memberi kita dua kaki untuk
berjalan, dua tangan untuk memegang,
dua telinga untuk mendengar dan dua
mata untuk melihat tetapi mengapa
Tuhan hanya menganugerahkan
sekeping hati pada kita? Kerana Tuhan
telah memberikan sekeping lagi hati
pada seseorang untuk kita mencarinya.
Itulah namanya Cinta...

Jangan sesekali mengucapkan selamat
tinggal jika kamu masih mahu mencuba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu
masih merasa sanggup. Jangan sesekali
mengatakan kamu tidak mencintainya
lagi jika kamu masih tidak dapat
melupakannya.

Cinta datang kepada orang yang masih
mempunyai harapan walaupun mereka
telah dikecewakan. Kepada mereka yang
masih percaya, walaupun mereka telah
dikhianati. Kepada mereka yang masih
ingin mencintai, walaupun mereka telah
disakiti sebelumnya dan kepada mereka
yang mempunyai keberanian dan
keyakinan untuk membangunkan kembali
kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada
orang yang tersayang sehingga dia
meninggal dunia, lantaran akhirnya
kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu
pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan
kata-kata cinta yang tersimpan
dibenakmu itu sekarang selagi ada
hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita
bertemu dan bercinta dengan orang
yang salah sebelum bertemu dengan
orang yang tepat, kita harus mengerti
bagaimana berterima kasih atas kurniaan
itu.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi
manis, debu beralihemas, keruh menjadi
bening, sakit menjadi sembuh,penjara
menjadi telaga, derita menjadi nikmat,
dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai
seseorang yang tidakmencintaimu, tetapi
lebih menyakitkan adalah mencintai
seseorang dan kamu tidak pernah
memiliki keberanian untuk menyatakan
cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau
memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah
seperti menyunting sekuntum mawar
merah. Kadangkala kamu mencium
harum mawar tersebut tetapi kadangkala
kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk
jari.

Hal yang menyedihkan dalam hidup
adalah ketika kamu bertemu seseorang
yang sangat bererti bagimu. Hanya untuk
menemukan bahawa pada akhirnya
menjadi tidakbererti dan kamu harus
membiarkannya pergi.

Kadangkala kamu tidak menghargai
orang yang mencintai kamu sepenuh
hati, sehinggalah kamu kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna sesalan kerana
perginya tanpa berpatah lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa
dia sekarang dan bukan siapa dia
sebelumnya. Kisah silam tidak perlu
diungkit lagi kiranya kamu benar
menyintainya setulus hati.

Rasa percintaan lebih pahit dari
hempedu. Teman percintaan ialah sayu
dan pilu, namun demikian, dara dan
teruna tetap berpusu-pusu terjerumus ke
dalamnya kerana dianggap seperti
lautan madu.

Hati-hati dengan cinta, kerana cinta juga
dapat membuat orang sihat menjadi
sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang
normal menjadi gila, orang kaya menjadi
miskin, raja menjadi budak, jika cintanya
itu disambut oleh para pecinta palsu.
Berkemungkinan apa yang kamu sayangi
atau cintai tersimpan keburukan di
dalamnya dan berkemungkinan apa yang
kamu benci tersimpan kebaikan di
dalamnya.

Cinta kepada harta ertinya bakhil, cinta
kepada perempuan ertinya alam. Cinta
kepada diri ertinya bijaksana, cinta
kepada mati ertinya hidup dan cinta
kepada Tuhan ertinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam
bercinta ke dalam laut, pasti ia akan
membawa seekor ikan. Lemparkan pula
seorang yang gagal dalam bercinta ke
dalam gudang roti, pasti ia akan mati
kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam
semua bahasa manusia dan alam , tetapi
tidak mempunyai perasaan cinta dan
kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang
bergaung atau sekadar canang yang
gemerincing.

Cinta adalah keabadian...dan kenangan
adalah hal terindah yang pernah dialami

Siapapun pandai menghayati cinta tapi
tiada siapa yg pandai menilai cinta
kerana cinta bukan objek yg boleh ditilik
melalui hati dan perasaan.

No comments: